TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Orangtua disarankan membiasakan anak-anak ke dokter gigi sebagai upaya preventif menjaga kesehatan gigi sejak dini di keluarga.
“Saat usia anak maksimal 1 tahun dan gigi pertama sudah muncul, sebaiknya dibawa ke dokter gigi untuk dicek. Itu belum ada bakteri,” ungkap Dr. drg. Jeddy Sp.KGA, Founder and Medical Director of JNJ Specialist Dental Centre.
“Ketika gigi sudah tumbuh lagi sampai 4-6 buah kamis sarankan agar orangtua lakukan upaya preventif,” imbuhnya menjawab pertanyaan Tribunnews di sela pembukaan JNJ Specialist Dental Centre di BSD City, Tangerang, baru-baru ini.
Drg Jeddy menambahkan, orangtua disasarankan membawa anak anak ke dokter gigi 4 bulan sekali dan bagi dewasa 6 bulan sekali untuk pemeriksaan kesehatan gigi.
Kopi dan Teh Tak Mempengaruhi Kesehatan Gigi
Drg Jeddy mengatakan, kebiasaan minum kopi dan teh tidak mempengaruhi kesehatan gigi.
“Tapi minuman manisnya yang cukup mempengaruhi, bakteri akan melekat lebih kuat pada gigi dan memicu zat asam,” bebernya.
Problem dari kebiasaan minum kopi menurutnya, hanyalah warna gigi bisa berubah menjadi coklat dan muncul bercak. “Tapi kalau dilihat dari sisi kesehatan, itu tidak langsung merusak gigi. Faktor gulanya yang bisa merusak gigi,” dia mengingatkan,
Dia memperingatkan, kebiasaan buruk yang bisa merusak kesehatan gigi adalah merokok dan vape. “Secara nyata dan ilmiah merokok menyebabkan gigi pasien goyang. itu yang sering kita temui,” ungkapnya.
“Asap rokok atau vape yang masuk, akan memenuhi rongga mulut. Mulut kita pada dasarnya adalah ekosistem. Dengan merokok, bakteri baik jadi mati,” ungkapnya.
Kebiasaan merokok juga bisa membuat implan gigi menjadi gagal. “Ada pasien jalani implan, kami sarankan agar stop tapi tetap merokok, akhirnya implan jadi fail,” drg Jeddy mencontohkan.
Drg Yoel mengatakan di JNJ Specialist Dental Centre BSD puhaknya menggunakan teknologi laser untuk pemasangan implan hingga perawatannya.
“Kita ada peralatan laser untuk pemasangan hingga perawatan implan. Implan tidak akan mengganggu gigi di sisi kanan dan kirinya. Selain itu, implan juga bisa dikerjakan secara multiple dan pada satu pasien bisa pasang 13 implan. Teknologi kita bisa tangani full mouth rehab,” beber drg Yoel.
Gigi Nyut Nyut kaena Saluran Akar Gigi yang Rusak
Drg Kevin Anthony, dokter yang juga berdinas di JNJ Specialist Dental Centre BSD mengatakan, banyak orang mengeluhkan sakit gigi yang ditandai dengan munculnya nyut-nyut alias rasa sakit dan ngilu yang amat sangat pada gigi.
Menurutnya, hal itu terjadi karena saluran akar gigi sudah rusak.
“Diperlukan perawatan saluran akar di gigi. Jika saluran akar sudah kena, pasien merasakan sakit nyut-nyutan. Perawatannya, gigi harus dibuka menggunakan jarum kecil khusus untuk membersihkan.”
“Kita menggunakan mikroskop untuk melihat sampai ke ujung saluran akarnya. Setelah dibersihkan, saluran akarnya kita pasangi seal,” jelasnya.
Dia menambahkan, gigi yang sudah mati dan tidak ada jaringan syarafnya biasanya melemah. Untuk kondisi pasien yang demikian, opsinya biasanya dipasang crown.
“Kita pasangkan crown dari bahan zirconia menggunakan lem yang bisa beradaptasi dengan mulut. Setelahnya, bisa digunakan lagi untuk makan dan crown bisa terpasang selamanya,” bebernya.
Dia menyebutkan, biaya pasang satu crown di sini sekitar Rp15 juta.
Drg Jeddy menambahkan, sejak beberapa tahun lalu pihaknya sudah menggunakan digital dentistry atau digital scan untuk untuk pemindaian digital, pencitraan tiga dimensi, hingga sistem perencanaan perawatan berbasis data. Integrasi ini mendukung proses diagnosis yang lebih akurat dan berorientasi pada hasil yang optimal.
Hal ini menghindari risiko mual dan muntah pada pasien saat proses pembuatan dan pemasangan crown. “Ini merupakan komitmen kami pada sustainability,” ungkapnya.
Data digital scan ini diunggah di cloud, sehingga pihaknya tidak lagi membutuhkan gudang untuk menyimpan bahan-bahan cetakan crowk.
“Saat membuat crown kita cukup scan mulut pasien secara keseluruhan, lalu kita buatkan crown-nya. Proses scan sekitar 15 menit untuk satu rahang, lalu proses cetaknya setengah jam. Teknologi ini sangat efisien,” sebut drg Jeddy.
Director of JNJ Specialist Dental Centre Group, Max Suhardiman mengatakan, di JNJ Specialist Dental Centre BD pihaknya menerapkan layanan kesehatan gigi berstandar internasional.
“Kami melihat BSD sebagai kawasan yang berkembang pesat dengan komunitas keluarga muda dan profesional yang memiliki kesadaran tinggi terhadap kesehatan dan kualitas hidup. Melalui fasilitas ini, kami ingin menghadirkan perawatan yang tidak hanya unggul secara klinis, tetapi juga nyaman, modern, dan berkelanjutan,” ungkapnya.
source: https://www.tribunnews.com/seleb/7824575/orangtua-disarankan-bawa-ke-dokter-gigi-saat-anak-berusia-1-tahun-untuk-perawatan-berkala?page=2
Kini saatnya menikmati pengalaman baru dalam perawatan gigi yang lebih aman, presisi, dan nyaman.
Kunjungi kami di:
📍 Jakarta – JNJ Specialist Dental Centre Senayan, PIK, Golf Island, Greenville
📍 Batam – JNJ Specialist Dental Centre Batam
Yuk, jadwalkan konsultasi Anda hari ini dan temukan senyum terbaik bersama tim dokter profesional kami. Silakan hubungi kami melalui Call Centre: (+62) 813-2000-8131 untuk reservasi atau informasi lebih lanjut.



























































































